Mereka menunjukkan daya saing yang kuat di AS, Jepang, dan China.
Keberhasilan ini mencerminkan popularitas global K-pop dan kekuatan fandom.
Stray Kids dan NCT Dream telah membuktikan popularitas besar mereka di pasar musik yang paling menarik di dunia. Hanteo Chart mengumumkan bahwa kedua grup ini menduduki puncak chart di AS, Jepang, dan China untuk minggu keempat bulan November.
Di AS, 'SKZ IT TAPE 'DO IT'' dari Stray Kids melonjak ke posisi teratas dengan skor 29.439,66, sementara lagu 'Golden' dari HUNTRIX dan 'NO LABELS' dari Yeonjun mengikuti di belakang. Di Jepang, 'Beat It Up' dari NCT Dream meraih posisi pertama, di mana Stray Kids juga mengamankan posisi kedua. Di China, 'Beat It Up' kembali mencapai puncak, diikuti oleh lagu-lagu Seventeen dan Yeonjun.
Hanteo Chart adalah satu-satunya chart yang mengumpulkan dan menganalisis data K-pop secara real-time, menjadikannya indikator penting dari kesuksesan global seorang artis. Chart yang dirilis setiap minggu ini menarik perhatian besar dari penggemar dan profesional industri.
Keberhasilan ini menyoroti gaya musik dan identitas unik dari kedua grup. Stray Kids telah mendapatkan popularitas besar berkat beat yang intens dan penampilan yang khas, mendorong basis penggemar global mereka. Sementara itu, NCT Dream memikat audiens dengan melodi emosional dan suara yang menyegarkan.
Lagu-lagu yang membawa kedua grup ke puncak menunjukkan kekuatan penggemar setia mereka. 'SKZ IT TAPE 'DO IT'' dari Stray Kids meninggalkan kesan kuat dengan pesan yang kuat dan beat yang menarik, sementara 'Beat It Up' dari NCT Dream memesona pendengar dengan suara yang segar dan ritme yang mudah. Ini mengilustrasikan bagaimana kedua grup mencapai kesuksesan di chart global melalui daya tarik musik mereka yang beragam.
Pelepasan Hanteo Chart mencerminkan meningkatnya persaingan di antara artis K-pop. Popularitas di pasar musik global tidak hanya ditentukan oleh kualitas musik, tetapi juga menunjukkan peran signifikan dukungan dan antusiasme penggemar dalam mencapai kesuksesan.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: TVDaily