Mereka telah mengubah tantangan dinas militer mereka menjadi motivasi musikal.
Kembalinya mereka akan berdampak besar pada budaya idola global di luar sekadar sebuah acara.
Nama BTS terukir di Sejong Center Seoul sebagai bagian dari promosi offline yang merayakan rilis album studio kelima mereka pada 20 Maret. Big Hit Music telah mengukir nama grup dan tanggal rilis di tangga tengah, dilengkapi dengan representasi artistik dari logo album baru. Promosi ini akan berlangsung tidak hanya di Seoul tetapi juga di kota-kota besar di seluruh dunia, termasuk New York, Tokyo, dan London.
Kembalinya grup lengkap BTS menciptakan harapan dan antusiasme yang besar, tidak hanya di antara para anggota dan agensi mereka, tetapi juga di seluruh basis penggemar global. Sejak debut mereka pada 2013, BTS telah mendefinisikan kembali norma grup idola yang fokus pada penampilan, mengekspresikan nilai dan dunia pandang unik mereka melalui musik, dan dengan tegas mengukuhkan diri mereka sebagai grup top global. Namun, wajib militer menjadi tantangan yang memicu kekhawatiran tentang potensi kesulitan yang terkait dengan kembali ke industri sebagai grup idola pria.
Selama masa tugas mereka, BTS secara terbuka membagikan perjuangan mereka dengan penggemar, mengubah periode ini menjadi kesempatan untuk pertumbuhan yang lebih dalam daripada sebagai kemunduran. Setelah kegiatan individu menjelang kembalinya mereka, BTS siap untuk menyajikan perjalanan musik baru yang berakar pada kepercayaan yang diperoleh dari pengalaman bersama mereka. Mereka telah muncul bukan sekadar sebagai idola, tetapi sebagai artis yang mempertahankan identitas mereka sambil berkembang secara kreatif.
Kembalinya BTS secara lengkap melampaui sekadar acara musik. Ini menekankan komunikasi mereka dengan penggemar saat mereka menerjemahkan kecemasan yang dirasakan selama dinas militer ke dalam motivasi musikal. Sementara grup idola tradisional telah berjuang dengan comeback pasca-dinas, BTS telah memanfaatkan periode ini sebagai kesempatan untuk pertumbuhan, semakin memperkaya narasi mereka.
Dengan mengadopsi pendekatan yang mengukuhkan merek dan basis penggemar mereka, BTS secara efektif mengatasi kelemahan historis yang dihadapi grup idola pria, meningkatkan status mereka sebagai artis independen. Transformasi ini bukan hanya kemenangan pribadi; ini menjadi kasus penting dalam membentuk kembali budaya idola global.
Selain itu, cita rasa musik yang berbeda dari setiap anggota BTS semakin jelas, memungkinkan mereka menciptakan cerita comeback unik. Mereka sekarang diakui tidak hanya sebagai satu grup, tetapi sebagai artis individu, meningkatkan antisipasi untuk evolusi musik mereka di masa depan.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: Big Hit Music