KOSTAR

Multilingual Korean Newsroom

NEWS

Klaim Plagiarisme Min Hee-jin Memperparah Pertarungan Hukum dengan Belift Lab

Klaim Plagiarisme Min Hee-jin Memperparah Pertarungan Hukum dengan Belift Lab
Tuntutan silang Min Hee-jin telah menjadi titik fokus dalam kontroversi plagiarisme dengan Belift Lab.
Kedua belah pihak terlibat dalam pertempuran hukum, mempertahankan reputasi mereka sepanjang proses.
Kasus ini dapat menetapkan batas yang lebih jelas antara perlindungan kreativitas dan plagiarisme di industri musik Korea Selatan.

[TV Daily - Kim Hang-gil] Tuntutan silang yang diajukan oleh Min Hee-jin, mantan CEO Adore, muncul sebagai isu utama dalam kontroversi plagiarisme yang sedang berlangsung melibatkan Belift Lab. Divisi Perdata ke-12 Pengadilan Distrik Barat Seoul menyelenggarakan deliberasi kelima hari ini mengenai gugatan ganti rugi yang diajukan oleh Belift Lab terhadap Min.

Belift Lab sebelumnya berargumen bahwa Min secara terbuka mengklaim, selama konferensi pers, bahwa ILY:1 menjiplak NewJeans, memicu sentimen publik yang sangat merugikan artis dan perusahaan mereka. Mereka mengutip kerugian spesifik termasuk penurunan pesanan album, pembatalan iklan dan jadwal syuting, serta penyebaran komentar jahat, menekankan bahwa pernyataan Min sama dengan penyebaran informasi palsu.

Sebagai tanggapan, pihak Min berpendapat bahwa mengajukan tuduhan plagiarisme adalah kewajiban kontraktual yang bertujuan untuk melindungi identitas para artis saat dia menjabat sebagai CEO Adore, dan merupakan ungkapan pendapat yang sah. Mereka juga menyoroti bahwa diskusi tentang kesamaan telah berlangsung di dunia maya sebelum pernyataannya dan mengklaim bahwa kerugian yang diutarakan oleh Belift Lab tidak secara langsung terkait dengan pernyataan Min.

Perselisihan di pengadilan yang sedang berlangsung secara jelas menunjukkan batasan yang kabur antara orisinalitas dan plagiarisme dalam industri musik Korea Selatan. Dalam lanskap yang kompetitif, berbagai pertempuran hukum yang bertujuan untuk menjaga keadilan dapat mengancam kualitas hidup semua pihak yang terlibat. Kasus ini mengangkat kembali hubungan kompleks antara ekspresi artistik dan kesuksesan komersial, mendorong para seniman untuk merenungkan bagaimana mereka dapat melindungi karya mereka secara hukum.

Klaim Min Hee-jin dan bantahan dari Belift Lab melampaui sekadar konflik pribadi, dan dapat berdampak pada industri musik secara keseluruhan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana artis dapat mengklaim hak mereka sambil menangani identitas mereka dalam hubungan agensi. Pengaruh dari hubungan eksklusif antara artis dan perusahaan mereka tidak dapat diabaikan dalam konteks ini.

Pada akhirnya, kasus ini menjadi kesempatan untuk pemahaman yang lebih mendalam tentang kreativitas dan hak cipta dalam dunia musik pop Korea Selatan. Penekanan pada kebutuhan untuk resolusi formal menyoroti bahwa tidak semua konflik dapat diselesaikan secara informal, yang dapat mendorong perubahan dalam cara seniman memilih untuk mengekspresikan diri di masa depan.

Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.

Foto: DB

Source: tvdaily.co.kr