Ada sentimen yang berlaku di industri untuk pelonggaran bertahap daripada pencabutan penuh.
Pemerintah menunjukkan pendekatan hati-hati, dengan menyatakan bahwa waktu diperlukan.
Seiring dengan semakin dekatnya KTT antara Presiden Lee Jae-myung dan Presiden Xi Jinping, harapan untuk 'mencabut larangan Hallyu' semakin menguat di kalangan industri hiburan dan konten domestik. KTT ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan praktis dan kerjasama ekonomi antara Korea dan China, dan diskusi mengenai konten budaya kemungkinan akan menjadi agenda.
Industri K-Pop, drama, film, dan game telah menghadapi berbagai kendala dalam memasuki pasar China. Pernyataan Presiden Lee tentang perlunya mengubah dinamika perdagangan Korea-China yang mandek telah memicu harapan bahwa konten budaya bisa muncul sebagai sektor pertumbuhan baru. Keikutsertaan delegasi ekonomi besar dari sektor hiburan semakin mendukung prospek peningkatan pertukaran swasta.
Akibatnya, reaksi pasar mulai menunjukkan tanda-tanda dengan cepat. Baru-baru ini, saham hiburan dan game yang termasuk dalam kategori 'terkait Hallyu' menunjukkan tren kenaikan positif di pasar saham domestik, menunjukkan bahwa harapan industri tercermin. Namun, pemerintah tetap bersikap hati-hati, dengan Sekretaris Presiden menyatakan bahwa penyelesaian jangka pendek mengenai pencabutan larangan tidak bisa diharapkan.
Seiring dengan semakin dekatnya KTT Korea-China, industri konten budaya berada di garis depan pembicaraan. K-Pop dan drama telah membentuk fandom global, dan popularitas serta pengaruhnya berlanjut meski ada batasan akses ke pasar China. Jika larangan Hallyu dibahas dalam KTT ini, hal itu dapat memperbaharui sektor-sektor ini.
Namun, para ahli industri menyarankan bahwa sekadar melonggarkan larangan mungkin bukan solusi utama. Ada pandangan yang berlaku bahwa pelonggaran pembatasan di area tertentu seperti pertunjukan dan produksi bersama akan lebih realistis. Ini menunjukkan bahwa Hallyu berpotensi untuk beralih dari tren jangka pendek menjadi pertukaran budaya yang berkelanjutan.
Pada akhirnya, hasil dari KTT ini tergantung pada pembangunan kepercayaan dalam jangka menengah hingga panjang, daripada mengharapkan hasil yang terlihat secara langsung. Jika pertunjukan K-Pop atau drama Korea bisa ditayangkan, itu akan semakin memperkuat posisi global konten Korea.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: Newsis