Pengadilan Tinggi Seoul menguatkan hukuman tersebut, dengan mempertimbangkan riwayat kriminalnya.
Kekhawatiran muncul tentang bagaimana kekerasan yang pernah dilakukannya akan memengaruhi karir musiknya di masa depan.
Pada 2 Januari, rapper B-Free (nama asli Choi Seong-ho), yang memiliki enam dakwaan sebelumnya, dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun dan empat bulan karena menyerang seorang penghuni apartemen. Pengadilan Tinggi Seoul menguatkan putusan awal dan menolak banding dari kedua pihak. B-Free didakwa karena menyerang seorang penghuni di apartemen di Jung-gu, Seoul, pada bulan Juni 2024, setelah berselisih dengan petugas keamanan mengenai masalah penghalang masuk yang rusak. Korban mengalami cedera serius setelah dipukul di wajah.
Dengan enam dakwaan sebelumnya, termasuk hukuman lain hanya sehari sebelum kejadian ini, pengadilan melihat keseriusan kasus ini dengan cermat. Pengadilan perdana mengakui kerugian penglihatan korban, tetapi menyimpulkan bahwa pemulihan masih mungkin berdasarkan opini medis.
Walaupun B-Free mengakui kesalahannya dan menyatakan penyesalannya, pengadilan banding menyatakan tidak ada alasan untuk mengubah hukuman, terutama karena korban meminta hukuman berat. B-Free pada akhirnya tidak mengajukan banding terhadap putusan tersebut, dan hukuman satu tahun dan empat bulan dikukuhkan.
B-Free, yang debut pada tahun 2009 dengan EP 'Musik Kebebasan,' dikenal karena persona kontroversialnya dan gaya musik yang agresif. Karyanya sering menyertakan kritik terhadap masalah sosial maupun perjuangan pribadi, membentuk basis penggemar yang setia, namun kekerasan yang sering terjadi telah sangat mencemari citranya di masyarakat.
Kejadian ini sangat mengalami scrutinizing karena riwayat kekerasannya, dan putusan pengadilan tampaknya menyeimbangkan tingkat cedera korban dengan catatan kriminal B-Free, mengirimkan pesan penting yang melampaui tindakan punitif semata.
Di dalam fandom, ada suara-suara untuk kembalinya dia ke dunia musik, disertai kekhawatiran tentang perilakunya di masa lalu. Sambil B-Free menghadapi masalah hukum, akan tetap dilihat bagaimana riwayat kekerasannya akan mempengaruhi upaya seni masa depannya.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: B-Free SNS