Ia menyatakan bahwa ia belajar tanggung jawab dan konsistensi selama dinasnya.
Ia bertekad untuk memberikan yang terbaik berdasarkan pengalamannya di militer.
[TV Daily Reporter Kim Ji-ha] Kim Jaehwan, mantan anggota grup Wanna One, siap menyelesaikan dinas militernya hari ini. Dalam pernyataan yang dirilis oleh agensinya, Wake One, ia mengekspresikan rasa terima kasihnya kepada penggemar dan merefleksikan pentingnya tanggung jawab dan konsistensi yang dipelajari selama waktu di band militer. Ia menyebutkan bahwa pengalaman militernya membantunya untuk merenung, dan ia merasa bersyukur kepada rekan-rekan prajurit yang menyederhanakan pelayanannya. Ia juga mengucapkan penghargaan tulus kepada penggemar yang mendukungnya selama dinas militernya. Saat kembali ke kehidupan sipil, ia bertekad memanfaatkan pengalaman militernya dalam upaya di masa depan dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik.
Kabar tentang pengakhiran dinas militer Kim Jaehwan lebih dari sekadar akhir pelayanan militer; itu juga menunjukkan pertumbuhannya sebagai seorang artis. Pengalaman yang didapatnya selama berada di militer akan memberikan dampak positif pada ekspresi musiknya, menawarkan inspirasi baru untuk proyek masa depan. Rasa syukurnya terhadap penggemar kemungkinan akan tercermin dalam lagu-lagu yang lebih bermakna, memberikan motivasi tambahan.
Penekanannya pada tanggung jawab dan konsistensi sangat menggugah banyak orang dan menggambarkan teladan yang baik bagi generasi muda. Nilai-nilai ini telah menjadi bagian integral dalam masyarakat modern dan akan berdampak signifikan dalam dunia musik yang penuh tren. Oleh karena itu, ekspektasi atas kembalinya Kim Jaehwan tidak hanya terbatas pada menggugah perhatian penggemar semata.
Dengan pengalaman kerjasama yang kuat yang didapatnya di Wanna One, Kim Jaehwan kemungkinan besar akan menekankan kreativitas dalam aktivitas solonya. Hal ini menunjukkan kemungkinan eksplorasi gaya atau genre baru, menciptakan banyak ekspektasi untuk perjalanan musiknya yang akan datang.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: An Seong-hu