Dia telah menyampaikan respons hukum yang kuat terhadap laporan palsu tersebut.
Insiden ini menyoroti kebutuhan akan perlindungan privasi selebritas.
[TV Daily Reporter Kim Jin-seok] Cha Ga-won, ketua Grup Piak, dengan tegas membantah rumor perselingkuhannya dengan MC Mong, serta menyatakan bahwa tindakan hukum akan diambil. Pada tanggal 29, perwakilan hukum Cha, Firma Hukum (Yoo) Kwang, mengeluarkan pernyataan resmi yang menunjukkan bahwa laporan yang tidak berdasar telah memicu langkah-langkah hukum. Cha menjelaskan bahwa laporan yang meragukan tersebut yang menyebut namanya telah merusak reputasinya secara serius di berbagai platform media. Sebagai hasilnya, timnya menekankan bahwa laporan ini adalah pelanggaran privasi dan mereka telah mengambil tindakan hukum yang tegas.
Tindakan hukum oleh Cha Ga-won menyoroti kompleksitas lanskap media di industri hiburan, di mana laporan palsu dapat sangat merugikan reputasi orang-orang terkenal. Dalam situasi seperti itu, para selebritas sering menggunakan tindakan hukum untuk melindungi citra publik mereka, terutama ketika klaim tersebut tidak berdasar dan merusak. Penting untuk menekankan konsekuensi potensial dari narasi media yang tidak adil terhadap kehidupan pribadi seseorang.
Selain itu, insiden ini menyoroti kebutuhan mendesak akan perlindungan hukum di sekitar privasi selebritas. Pengalaman Cha Ga-won menyoroti bagaimana batasan dan hak pribadi dapat dilanggar, yang mungkin memiliki dampak serius bagi tokoh publik lainnya dalam situasi yang serupa. Laporan yang terlalu mengungkapkan dapat menyebabkan selebritas menghadapi pelecehan dan stigma sosial, menambah tantangan yang mereka hadapi.
Dengan demikian, tanggapan hukum Cha Ga-won tidak hanya berfungsi sebagai cara untuk memulihkan kehormatan pribadi, tetapi juga sebagai kasus penting untuk memperjuangkan hak dan privasi tokoh publik. Insiden ini dapat memicu tindakan hukum yang lebih aktif di masa depan dalam situasi serupa, membentuk pendekatan etika media di industri ini.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: DB