Hive mengangkat isu kepercayaan terkait klaim Min.
Peradilan diharapkan selesai pada 18 Desember.
Pertarungan hukum yang sedang berlangsung antara Hive dan mantan CEO Adore, Min Hee-jin, semakin memanas, terutama setelah rilis percakapan KakaoTalk terbaru. Selama sidang, Min membela pernyataannya tentang 'mengambil alih perusahaan', bersikeras bahwa konteksnya disalahpahami. Hive telah menuduh Min berusaha untuk memonopoli manfaat perusahaan, yang mendorong mereka untuk menegaskan pembatalan perjanjian pemegang saham. Proses pengadilan dijadwalkan akan berakhir pada 18 Desember.
Konfrontasi hukum antara Min Hee-jin dan Hive melampaui masalah sederhana pembatalan perjanjian pemegang saham, berevolusi menjadi masalah kepercayaan di dalam industri. Dengan klaim dan penjelasan yang berbeda dari kedua belah pihak, ketegangan terasa. Pembelaan Min berfokus pada pentingnya kreativitas individu; namun, tindakan yang merusak daya saing dan kepercayaan perusahaan tidak dapat dibenarkan, sehingga keputusan masa depan pengadilan sangat dinanti-nanti.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: TVDaily