KOSTAR

Multilingual Korean Newsroom

NEWS

Min Hee-jin Ungkapkan Kemarahan di Pengadilan: 'Saya Hanya Bersalah karena Manajemen Transparan'

Min Hee-jin Ungkapkan Kemarahan di Pengadilan: 'Saya Hanya Bersalah karena Manajemen Transparan'
Mantan CEO Adore, Min Hee-jin mengungkapkan kekecewaannya di pengadilan, mengutip perlakuan tidak adil yang dialaminya.
Dia membela legalitas opsi jualnya yang dilaksanakan terhadap klaim pembatalan HYBE.
Gugatan ini memicu diskusi penting tentang pentingnya transparansi dalam industri hiburan.

Mantan CEO Adore, Min Hee-jin, terlihat emosional selama sidang pengadilan yang diadakan pada 27 November di Pengadilan Distrik Pusat Seoul. Sesi ini membahas gugatan yang diajukan oleh HYBE terhadap Min dan dua lainnya terkait konfirmasi pembatalan perjanjian pemegang saham. Tim Min berargumen bahwa mereka telah secara sah melaksanakan opsi menjual mereka dan bahwa HYBE berkewajiban untuk membayar kompensasi yang disepakati. Sebaliknya, HYBE mengklaim bahwa telah terjadi pelanggaran kepercayaan, yang mengarah pada pembatalan perjanjian pemegang saham dan berakhirnya hak opsi jual. Ruang sidang menyaksikan pertukaran yang intens saat Min membantah tuduhan terkait upaya pemisahan Adore dan NewJeans, menegaskan bahwa dia tidak diberi tahu dengan benar tentang pemecatannya dan menjelaskan alasannya menolak tawaran produksi di tengah tekanan internal. Dia mengungkapkan kekecewaan mendalam atas pemecatannya yang tidak adil meskipun gaya manajemennya yang transparan.

Pernyataan Min Hee-jin di pengadilan mengungkapkan penderitaan emosional yang dialaminya dan menyoroti masalah sistemik di dalam industri hiburan Korea. Penyebutan rutin tentang kesuksesan Adore dan NewJeans menekankan ketegangan antara praktik manajemen tradisional dan meningkatnya permintaan akan kreativitas individu. Seruan untuk manajemen yang transparan dan akuntabel, seperti yang diungkapkan oleh Min, diperkirakan akan memengaruhi bagaimana agensi hiburan beroperasi di masa depan. Kasus ini membawa perhatian pada kebutuhan perubahan di industri, terutama dalam hal menghormati kontribusi kreatif.

Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.

Foto: DB

Source: tvdaily.co.kr