Empat dari mereka adalah warga negara China yang merencanakan untuk bertemu secara online untuk transaksi.
Polisi merujuk lima orang ke pengadilan segera dan mengenakan denda pada satu orang lainnya.
Polisi berhasil menangkap penjual tiket gelap yang mencoba menjual tiket konser G-Dragon. Pada 14 Desember, Polisi Guro Seoul menangkap enam individu di dekat Gocheok Sky Dome atas pelanggaran Undang-Undang Pelanggaran Kecil. Empat dari mereka adalah warga negara China yang telah merencanakan untuk bertemu secara online untuk melakukan transaksi. Mereka ditangkap saat mencoba transaksi oleh polisi, dengan lima orang dirujuk untuk pengadilan segera. Jenis pengadilan ini adalah proses hukum sederhana untuk pelanggaran ringan dengan denda di bawah 200.000 KRW. Individu yang tersisa, yang hampir meninggalkan negara, dikenakan denda 160.000 KRW. G-Dragon mengadakan konsernya 'G-DRAGON 2025 WORLD TOUR Ubermensch IN SEOUL: ENCORE' dari 12 hingga 14 Desember di Gocheok Sky Dome.
Kejadian penjualan tiket gelap di konser G-Dragon menyoroti kompleksitas permintaan dan penawaran dalam industri K-POP. Tiket untuk pertunjukan oleh artis yang populer secara global sering diperdagangkan dengan harga tinggi, terutama di antara penggemar internasional. Peristiwa ini tidak hanya menyoroti tindakan kriminal, tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang budaya penggemar dan nilai komersial yang ada dalam industri konten.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: Galaxy Corporation