Lagu ini menampilkan elemen paradoks harapan, menunjukkan potensi untuk memperluas suara mereka.
Silica Gel berencana untuk memperkuat basis penggemar global mereka melalui tur Jepang dan berbagai festival.
Band Silica Gel mengumumkan perilisan single baru mereka berjudul 'BIG VOID' pada 11 Desember sebagai bagian dari perjalanan musik mereka yang sibuk menjelang akhir tahun.
Lagu ini dirilis sekitar lima bulan setelah kolaborasi mereka dengan penyanyi-penulis lagu Korea-Amerika, Japanese Breakfast, dalam lagu 'Namgoongpepe' yang diluncurkan pada bulan Juli. Lagu ini sebelumnya diperkenalkan dalam konser solo mereka pada bulan Agustus dan mendapat tanggapan positif dari para penggemar.
'BIG VOID' ditandai dengan tempo cepat dan tema piano yang ceria, secara berulang menyampaikan frasa 'semua ke dalam kekosongan besar,' yang menyampaikan pesan harapan yang paradoks. Dengan rilis ini, Silica Gel memperluas ruang suara mereka melampaui 'rasa logam' yang sebelumnya mendefinisikan musik mereka.
Bersamaan dengan rilis single, video musik yang disutradarai oleh Song Gi-ho, yang sebelumnya mempersembahkan visual kuat dalam 'Tick Tack Tok,' diharapkan dapat meningkatkan daya tarik lagu tersebut. Song Gi-ho juga menjadi direktur kreatif untuk konser solo Silica Gel pada bulan Agustus, memberikan kontribusi signifikan bagi ekspansi visi band tersebut.
Silica Gel meraih kesuksesan luar biasa di konser 'Syn.THE.Size X' dengan menarik 15.000 penonton dan terlibat dalam banyak festival baik di dalam maupun luar negeri. Mereka akan memulai 'Tour Jepang Syn.THE.Size X 2025' di Osaka dan Tokyo pada tanggal 22 dan 23, serta akan menutup kegiatan 2025 mereka di 'Countdown Fantasy 2025–2026' pada tanggal 31.
Single baru 'BIG VOID' diperkirakan akan menjadi titik penting bagi Silica Gel dalam memperluas arah artistik mereka. Band ini bergerak menjauh dari 'rasa logam' yang kuat menuju suara yang memperlihatkan pesan harapan yang lebih, mencerminkan beragam emosi yang ada dalam masyarakat kontemporer. Frasa berulang 'kekosongan besar' menekankan renungan tentang masa depan yang tidak pasti, menciptakan hubungan berarti dengan para pendengar.
Dengan rencana untuk memperkuat kehadiran mereka di pasar Jepang, Silica Gel terus menjalani jadwal aktif melalui banyak pertunjukan dan festival menjelang akhir tahun. Tur Jepang mereka yang akan datang bertujuan untuk memperkuat pijakan mereka di pasar Asia. Sebagai band global, mereka berfokus pada menampilkan berbagai gaya musik yang melampaui batasan dan genre melalui musik mereka.
Video musik yang menyertai, disertai visual menarik dan pesan musik yang memikat, diharapkan dapat menarik perhatian publik. Keahlian sutradara Song Gi-ho dalam mengharmoniskan seni visual dengan musik akan menyampaikan tema lagu dengan efektif, memberikan dampak positif pada branding Silica Gel di masa depan.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: CAM