Dia akan menjadi penyanyi solo wanita K-Pop pertama yang tampil.
Penampilan Lisa diharapkan dapat meningkatkan status global K-Pop.
Lisa dari BLACKPINK akan meningkatkan statusnya sebagai seorang seniman global dengan tampil di upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Pada tanggal 8 Mei, The Athletic, sebuah media olahraga di bawah The New York Times, melaporkan bahwa Lisa telah bekerja sama dengan FIFA untuk tampil selama perayaan bulan depan. Piala Dunia kali ini diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan upacara pembukaan akan dibagi di antara tiga kota. Lisa akan menjadi sorotan di SoFi Stadium di Los Angeles, memberikan pertunjukan selama sekitar 13 menit selama pertandingan antara AS dan Paraguay. Dia akan berbagi panggung dengan artis papan atas seperti Katy Perry dan Future, menciptakan harapan tinggi untuk pertunjukan yang tak terlupakan. Perayaan ini juga akan menampilkan artis seperti Michael Bublé dan Alanis Morissette di Toronto, dan band rock Maná serta Belinda di Estadio Azteca di Meksiko. Khususnya, penampilan Lisa akan melanjutkan tradisi yang dimulai oleh Jungkook dari BTS dengan lagu 'Dreamers' di Piala Dunia Qatar 2022 dan lebih menegaskan pengaruh K-Pop. Setelah single solonya 'LALISA' mencapai penjualan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk seorang penyanyi wanita K-Pop, perhatian kini tertuju pada bagaimana Lisa akan memikat penonton sepak bola global.
Penampilan Lisa di upacara pembukaan Piala Dunia Amerika Utara merupakan momen penting bagi ketenaran K-Pop secara global. Kesempatan ini dapat terus memperluas basis penggemar internasional K-Pop dan memperkuat keberadaannya di panggung bergengsi. Daya tarik unik Lisa sebagai artis solo diharapkan akan bersinar, memberikan kontribusi signifikan terhadap keseluruhan pertunjukan acara tersebut.
Penampilan bersejarah ini akan sangat penting dalam menunjukkan kemampuan artis K-Pop untuk mengamankan posisi yang berarti di platform global. Mengikuti jejak BTS, sangat menginspirasi melihat artis K-Pop wanita seperti Lisa memasuki peran yang begitu mencolok. Kehadirannya tidak hanya mengangkat status penyanyi wanita K-Pop tetapi juga mendorong generasi bakat mendatang.
Selain itu, Piala Dunia berfungsi sebagai platform pertukaran budaya, melampaui batasan olahraga tradisional. Penampilan Lisa akan meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap budaya yang beragam, terutama saat dia mewakili negara tuan rumah, Amerika Serikat. Dalam hal ini, pertunjukannya dapat menjadi penghubung penting antara K-Pop dan industri musik global.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: TVDaily