Min saat ini terlibat dalam banding terkait opsi jual dengan HYBE dan gugatan lainnya dengan ADOR.
Pertarungan hukumnya mengungkap lanskap kompleks industri musik Korea.
Min Hee-jin, mantan CEO ADOR, siap menghadapi pertempuran hukum yang diperbarui dengan dua label di bawah HYBE, Source Music dan BELIFT Lab. Menurut laporan dari Star News, kedua label tersebut telah mengajukan total gugatan kerugian sebesar 25 miliar won terhadapnya, yang akan dimulai kembali pada 15 Mei di Pengadilan Distrik Barat Seoul. Awalnya, gugatan ini ditunda karena pengadilan menunggu hasil dari kasus terkait, tetapi jadwalnya kini sudah dipastikan, yang menandakan putaran baru pertempuran di ruang sidang. Saat ini, Min juga sedang mempersiapkan banding terkait gugatan 256 miliar won mengenai opsi jual terhadap HYBE, dan terlibat dalam gugatan kerugian terpisah sebesar 430 miliar won terkait dengan NewJeans. Baru-baru ini, tim hukumnya mengusulkan untuk menghentikan semua gugatan yang sedang berlangsung dengan imbalan membatalkan opsi jual; namun, HYBE menolak tawaran ini dan mengajukan langkah penegakan. Akibatnya, Min akan melanjutkan gugatan besar terhadap HYBE dan ADOR serta menghadapi sengketa hukum dengan label-label di bawahnya.
Pertarungan hukum yang sedang berlangsung oleh Min Hee-jin menunjukkan kompleksitas industri musik Korea Selatan yang melampaui konflik pribadi. Hubungannya dengan HYBE terjalin dengan ketenaran yang ia raih saat memimpin NewJeans, menciptakan masalah yang tidak mudah diselesaikan dan menggarisbawahi pentingnya kepercayaan dan kontrak antara artis dan label. Situasi ini juga berdampak besar pada penggemar, yang terlihat mendukung reputasi artis favorit mereka ditengah ketidakpastian.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: TVDaily