Kritikan muncul terkait pelanggaran privasinya oleh media.
RM dijadwalkan memulai tur Amerika Utara pada tanggal 25.
Anggota BTS, RM, terjebak dalam kontroversi karena tuduhan merokok selama tinggal di Jepang. Bersamaan dengan kritik terhadap tindakannya, muncul kekhawatiran mengenai pendekatan media yang dianggap sebagai pelanggaran privasi. Majalah Jepang, Shukan Bunshun, melaporkan pada 22 April bahwa RM terlihat merokok di area larangan merokok di Shibuya, Tokyo, dan membuang puntung rokok.
RM berada di Jepang untuk pertunjukan di Tokyo Dome, sehingga waktu laporan ini menjadi signifikan. Meskipun ada kritik tentang merokok di tempat umum, respons dari industri musik dan penggemar terfokus pada cara pelaporan yang dianggap bermaksud jahat, mengingat konteks aktivitas RM seputar perilisan album kelima mereka, 'Arirang', dan tur Amerika Utara yang akan datang.
Memang, majalah Jepang tersebut telah meningkatkan peliputannya tidak hanya pada RM tetapi juga pada jadwal pribadi anggota lainnya, sehingga memperparah kontroversi ini. BTS, yang baru saja menduduki puncak grafik global dengan perilisan 'Arirang', dijadwalkan untuk memulai tur Amerika Utara mereka yang dimulai di Tampa, AS pada tanggal 25.
Kontroversi seputar RM yang merokok mencerminkan hubungan rumit antara persepsi publik dan citra artis dalam budaya pop modern. Ketika penggemar dan publik memberlakukan norma pada kehidupan pribadi artis, mereka mulai membedakan antara apa yang dapat diterima dan apa yang tidak, terutama terkait dengan pencapaian musik dan citra artis tersebut.
Selain itu, insiden ini menyoroti batas yang kabur antara etika jurnalisme dan hak pribadi. Artis yang berada di bawah pengawasan publik terus-menerus dipantau, di mana setiap tindakan mereka menjadi bahan sorotan media. Dalam lingkungan seperti itu, artis sering merasa tertekan untuk mengambil tanggung jawab sosial di luar upaya kreatif mereka.
Akhirnya, album yang tengah dibahas, 'Arirang', merupakan representasi penting dari identitas BTS dan evolusi musik mereka, sehingga sangat penting untuk mengamati bagaimana kontroversi ini dapat memengaruhi aktivitas mereka ke depan. Meskipun dukungan dari fandom tetap kuat, liputan negatif pada periode ini menunjukkan bahwa pemulihan citra mereka tidak akan mudah.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: TVDaily