Liriknya mengungkapkan konflik dan kekecewaan di masa lalu.
Ketegangan saat ini di skena hip-hop semakin mendapatkan perhatian.
[TV Daily Correspondent Kim Jin-seok] Rapper Lil Boy membuat heboh dengan merilis lagu terbarunya 'That Hyung', yang langsung menyerang Swings. Dirilis pada tengah malam tanggal 22, liriknya berisi kritik tajam kepada Swings, terutama baris yang menunjukkan ketidakpuasan terhadap otoritarianisme: 'Jika posisi membuat orang seperti itu, saya benar-benar benci menjadi seorang diktator yang tidak kompeten.'
Lil Boy mencerminkan ketegangan di masa lalu dengan Swings, menyebut tawaran yang ia terima dari Swings untuk bergabung dengan Indigo Music. Dia menggunakan lirik provokatif seperti 'Jika saya mendapatkan saham dari Indigo, saya mungkin akan seperti dolar Zimbabwe enam bulan yang akan datang' untuk mengejek kegagalan yang diduga oleh Swings. Dia menekankan kekecewaannya dengan lirik 'Siapa idolanya di sini?' yang menunjukkan perubahan rasa hormatnya terhadap Swings.
Konflik ini semakin memanas setelah Big Naughty merilis lagu diss 'INDUSTRY KNOW' pada tanggal 16, di mana dia mengungkapkan berbagai kesalahan Swings. Sebagai tanggapan, Swings membela diri dalam siaran langsung di SNS, mengklaim bahwa keputusan yang diambil mengenai royalti hanya terkait bisnis. Situasi yang semakin meningkat ini menyoroti ketegangan internal dalam industri hip-hop Korea Selatan dan menarik perhatian publik yang signifikan.
Lagu baru Lil Boy 'That Hyung' lebih dari sekadar lagu diss; ini mengkaji kembali dinamika kekuasaan di dalam skena hip-hop Korea dan dengan jujur mengekspresikan emosi kompleks antara artis. Konflik dengan Swings mengangkat pertanyaan penting tentang ketenaran dan identitas di industri, Melampaui sekadar keluhan pribadi.
Selain itu, Lil Boy mencerminkan hubungan masa lalunya dengan Swings, mengungkap perjalanan pertumbuhannya sembari secara bersamaan mengungkapkan kekecewaannya. Hal ini sangat relevan dengan pengalaman banyak artis, terutama di mana musisi indie atau artis hip-hop menghadapi tantangan dalam berurusan dengan label besar. Tema semacam ini kemungkinan besar akan sangat relatable bagi penggemar, menciptakan rasa empati.
Terakhir, pertarungan diss yang sedang berlangsung ini dapat memberi energi baru bagi skena hip-hop Korea. Gambaran konflik dalam musik populer melampaui persaingan semata, memberikan peluang bagi artis untuk menunjukkan kreativitas dan keunikan mereka. Upaya Lil Boy dan Big Naughty diperkirakan akan menarik perhatian publik lebih banyak di masa mendatang.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: DB