Dia berbagi bahwa dia menjalani operasi dada tahun ini.
Kokona menyatakan harapannya agar pesannya membawa harapan bagi seseorang.
[TVDaily Reporter Choi Hana] Kokona, anggota grup XG, telah mengungkapkan identitas gendernya secara publik. Pada 6 Desember, ia mengumumkan di media sosial resminya bahwa ia mengidentifikasi sebagai 'transmasculine non-binary,' mengekspresikan diri yang sebenarnya. Transmasculine non-binary merujuk pada individu yang ditetapkan sebagai perempuan saat lahir tetapi mengidentifikasi dengan maskulinitas dalam spektrum. Kokona menyatakan, "Menjelang usia dua puluh, saya ingin berbagi pemikiran yang telah saya simpan dalam hati." Dia juga mengungkapkan bahwa dia menjalani operasi dada tahun ini, mengungkapkan, "Bagian tersulit adalah menerima dan mengakui diri sendiri. Saya perlahan mulai menerima diri saya, bahkan dengan langkah kecil ke depan." Selain itu, ia membagikan foto dirinya mengenakan jaket hitam dan memegang bunga, berharap pesan ini dapat membawa sedikit cahaya ke dalam hati seseorang.
Pengungkapan identitas Kokona sendiri memiliki arti penting. Karena banyak penggemar yang menjelajahi maskulinitas dan identitas non-biner, keberaniannya mungkin berdampak positif pada banyak orang. Selain itu, dalam ranah K-pop yang konservatif, keberanian untuk mengungkapkan identitasnya mendapatkan perhatian khusus.
Selain itu, XG, yang terdiri dari anggota Jepang, semakin mendapatkan perhatian internasional, dan keputusan Kokona bisa menjadi resonansi bagi penggemar global. Artis K-pop memiliki kesempatan unik untuk menyampaikan identitas dan ekspresi baru melalui fandom mereka, menunjukkan bahwa perubahan semacam ini dapat memberikan kontribusi positif bagi seluruh industri.
Pengungkapan Kokona bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga penggerak untuk mempromosikan keberagaman dalam wacana sosial. Pada saat diskusi tentang identitas gender sedang berlangsung secara global, ceritanya diharapkan mampu memberikan resonansi yang lebih dalam, tidak hanya di dunia K-pop.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.