Yuna memperlihatkan pesona beragamnya melalui album solo pertamanya 'Ice Cream'.
Kangmin, Wonpil, dan Irene juga akan merilis album solo mereka, menyambut musim baru.
[TV Daily Kim Jin-seok Reporter] Saat musim semi mendekat, industri musik Korea semakin semarak dengan kembalinya artis solo. Anggota yang sebelumnya telah memikat penggemar melalui aktivitas grup kini mengambil langkah baru sebagai penyanyi solo.
Pada 23 Maret, Yuna dari ITZY memulai debut solonya dengan album solo pertamanya. Lagu utama 'Ice Cream' memiliki gaya pop permen karet yang trendy, menampilkan melodi catchy yang pasti akan melekat di benak pendengar. Album ini mencakup total empat lagu, termasuk 'B-Boy', 'Blue Maze', dan 'Hyper Dream', menampilkan berbagai warna musik. Selama showcase-nya, Yuna mengungkapkan keinginannya untuk diakui sebagai artis solo dan berbagi antusiasmenya untuk terhubung dengan penggemarnya.
Kangmin dari VERIVERY juga melangkah ke dunia solo setelah tujuh tahun sejak debutnya. Dia akan merilis album single pertamanya 'Free Falling' pada 26 Maret pukul 6 sore. Lagu utama menggabungkan ritme dinamis dengan suara pop R&B kontemporer, mencerminkan emosi mendalam terkait cinta dan rasa sakit. Setelah debutnya dengan VERIVERY pada 2019, Kangmin sangat ingin menunjukkan kemampuannya sebagai artis solo.
Pada 30 Maret, Wonpil dan Irene juga akan melakukan debut solo. Mini album pertama Wonpil 'Unfiltered' bertujuan untuk menyajikan dirinya yang alami, sementara album penuh pertama Irene 'Biggest Fan' berfokus pada menciptakan hubungan khusus dengan penggemarnya. Tur konser solo Irene di Asia sangat dinantikan oleh para penggemarnya.
Debut solo Yuna melalui album 'Ice Cream' dengan jelas mencerminkan kepribadiannya. Genre pop permen karet adalah elemen yang akrab bagi banyak pendengar, dapat meningkatkan pesona segar Yuna. Selain itu, variasi trek yang termasuk dalam album menunjukkan spektrum musiknya, memberikan pengalaman baru yang menarik bagi penggemar. Melalui album ini, Yuna bertekad untuk mengukuhkan identitas artistiknya yang unik.
'Free Falling' milik Kangmin mencerminkan pertumbuhan musiknya. Lagu utama, yang dia tulis sendiri, menangkap emosi tulus yang telah dia alami. Perjalannya diharapkan bisa terwujud dalam album ini, dan energinya yang segar kemungkinan akan memberikan kejutan menyenangkan bagi penggemarnya. Menarik untuk melihat bagaimana usaha solo Kangmin membuka jalan baru bagi dirinya.
Kembalinya Wonpil dan Irene juga sangat menarik. Wonpil berencana memperlihatkan pesona baru melalui musik yang mencerminkan dirinya yang otentik, sementara Irene berniat memperkuat ikatannya dengan penggemar melalui lagu utama yang menyampaikan pesan asli. Kedua artis ini sedang membangun jalur mereka sebagai performer solo, dan akan menarik untuk menyaksikan bagaimana dunia musik independen mereka berkembang.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: DB