KOSTAR

Multilingual Korean Newsroom

NEWS

'Bir Mentega Tanpa Mentega' Park Yong-in Akan Hadapi Sidang Banding Pertama pada 29 April

'Bir Mentega Tanpa Mentega' Park Yong-in Akan Hadapi Sidang Banding Pertama pada 29 April
Park Yong-in akan menghadapi sidang banding pertamanya di pengadilan pada 29 April.
Dia menjalani proses hukum untuk tuduhan iklan menyesatkan terkait 'bir mentega tanpa mentega.'
Park bersikeras bahwa dia hanya memperkenalkan produk berdasarkan umpan balik konsumen.

[TV Daily Reporter Han Seo-yul] Park Yong-in dari grup Urban Zakapa akan kembali dihadapkan di pengadilan karena tuduhan iklan yang menyesatkan. Pengadilan Distrik Seoul Timur, divisi pidana ketiga, telah menjadwalkan sidang banding pertama pada 29 April mengenai pelanggaran Park terkait Undang-Undang Pelabelan dan Iklan Makanan.

Sejak Mei 2022, Park telah menjual empat jenis bir melalui perusahaan yang diwakilinya, Virtual Company, di toko serba ada. Meskipun tidak menggunakan mentega sebagai bahan, produk tersebut menampilkan kata 'mentega' dalam iklannya, yang menyebabkan penyelidikan oleh Kementerian Keamanan Makanan dan Obat dan dakwaan tanpa penahanan untuk iklan menyesatkan.

Di persidangan pertama, pengadilan menunjukkan bahwa 'produk tidak mengandung mentega, tetapi istilah 'beurre' ditampilkan secara mencolok, menyesatkan konsumen tentang adanya mentega.' Akibatnya, Park menerima hukuman penjara delapan bulan dengan masa percobaan dua tahun, sementara perusahaannya didenda 10 juta won. Park tetap mempertahankan ketidakbersalahannya, mengklaim bahwa ia hanya memperkenalkan produk berdasarkan umpan balik konsumen.

Kasus ini melampaui sekadar masalah periklanan dan menyoroti pentingnya perlindungan konsumen. Untuk Park Yong-in, menjadi seorang artis terkenal sering membuat konsumen lebih cenderung mempercayai produknya. Namun, penting untuk menjaga transparansi dan kebenaran iklan.

Iklan yang tidak akurat dapat menyebabkan salah paham serius di kalangan konsumen, yang berpotensi merusak citra jangka panjang suatu merek. Dalam hal produk makanan, kepercayaan sangat penting, sehingga masalah hukum seperti ini bisa sangat merugikan merek yang terlibat.

Park saat ini dipandang sebagai pelanggar iklan menyesatkan, terlepas dari klaim niatnya. Bagaimana sidang mendatang akan menginterpretasikan pembelaannya dan tanggapan konsumen akan sangat diperhatikan, yang berpotensi mendefinisikan ulang hubungan antara artis dan merek. Dengan begitu, proses peradilan yang berlangsung kemungkinan besar akan menarik perhatian besar.

Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.

Foto: DB

Source: tvdaily.co.kr