Park Bom memposting kritik terhadap Sandara di media sosialnya tetapi menghapus dan memposting ulang beberapa kali.
Rekan kedua pihak membantah klaim satu sama lain, meningkatkan kekhawatiran mengenai kesehatan mereka.
Pada 4 Maret, Sandara Park dari grup 2NE1 muncul sesuai jadwal di acara merek fashion di Gangnam, Seoul, meskipun mendapat kritik tak terduga dari rekan sesama anggota, Park Bom, sehari sebelumnya. Park Bom mengunggah pesan panjang di media sosialnya, menuduh bahwa "Park Sandara terjerat masalah narkoba dan menjadikan Bom terlihat seperti pengguna narkoba untuk menutupinya.” Ini meningkatkan ketegangan antara keduanya dan memicu kekhawatiran di antara penggemar.
Dalam postingannya, Park Bom mengklaim tidak ada hukum mengenai Adderall di negara tersebut saat itu, mengaitkan munculnya hukum tersebut kepada dirinya setelahnya. Dia juga menyebut nama-nama seperti Yang Hyun-seok dan produser Teddy, menambah panas situasi. Postingannya dihapus dan diposting ulang beberapa kali, menyebabkan kebingungan tentang situasi tersebut.
Menanggapi tuduhan tersebut, rekan-rekan Sandara Park menyatakan bahwa klaim itu tidak berdasar dan mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap stabilitas Park Bom. Konflik yang sedang berlangsung antara keduanya telah memicu diskusi mengenai hubungan mereka di komunitas penggemar.
Konflik antara Sandara Park dan Park Bom telah muncul beberapa kali sepanjang sejarah 2NE1, dan pertukaran publik terbaru ini telah meningkatkan minat terhadap hubungan mereka. Posting terbaru Park Bom di media sosial mengingatkan kita pada perjuangan masa lalu, berpotensi membuka luka lama.
Ketika penggemar dengan cermat memantau tindakan para artis ini, ada kekhawatiran yang meningkat terhadap kesehatan mental mereka, memicu diskusi di dalam fandom tentang bagaimana insiden ini akan diterima. Dalam konteks ini, langkah apa yang akan diambil Sandara Park dalam aktivitas masa depannya menjadi sorotan, dengan banyak perhatian tertuju pada langkah selanjutnya.
Insiden ini melampaui sekadar konflik, mengungkapkan isu kesehatan mental di industri hiburan, persepsi publik terhadap situasi ini, dan kompleksitas hubungan antara artis. Ini menunjukkan perlunya penanganan dan pemahaman yang matang dari penggemar, serta mengangkat pertanyaan tentang bagaimana hubungan antara para artis dapat diperbaiki ke depan.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: DB