KOSTAR

Multilingual Korean Newsroom

NEWS

Chancellor Ditangkap di Jepang karena Kepemilikan Narkoba Bersama Simon dari Dalmatian

Chancellor Ditangkap di Jepang karena Kepemilikan Narkoba Bersama Simon dari Dalmatian
Penyanyi Chancellor ditangkap di Jepang karena kepemilikan narkoba.
Dia ditangkap bersama Simon dari Dalmatian, situasi sedang diverifikasi.
Insiden ini diperkirakan akan menciptakan gelombang signifikan di dunia hiburan Korea.

Penyanyi dan produser Chancellor ditangkap di Jepang karena dugaan kepemilikan narkoba. Menurut sumber industri pada tanggal 23, dia ditangkap dengan kokain dan ganja di sebuah hotel di Nagoya. Bersamanya, Simon dari grup Dalmatian dan dua karyawan agensinya juga ditangkap oleh polisi setempat.
Chancellor terhubung dengan XGALX, yang didirikan oleh Simon, dan diketahui sedang menghargai waktu bersama keluarga, setelah baru-baru ini menyambut kehadiran putri dengan istrinya, yang tiga tahun lebih muda.
Simon bergabung dengan Dalmatian pada tahun 2012 dan beralih ke produksi setelah pembubaran grup pada tahun 2013, mendirikan XGALX dan memperkenalkan kelompok gadis 7 anggota XG. Belum ada pernyataan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait, tetapi sumber menyebutkan bahwa mereka sedang memverifikasi situasi.

Penangkapan Chancellor telah mengejutkan industri hiburan Korea. Meskipun bakat musiknya dan aktivitas terbaru mendapatkan perhatian positif, insiden mendadak ini menjadi ancaman signifikan terhadap citra publiknya. Penggemar dan masyarakat menunjukkan keprihatinan terhadap aktivitasnya di masa depan, karena masalah penggunaan narkoba di sektor hiburan tetap menjadi topik sensitif.
Keterlibatan Simon juga membawa fokus baru pada jalur yang diambil setelah pembubaran Dalmatian. Simon beralih ke peran produksi dan penangkapannya yang bersamaan dapat berdampak negatif pada reputasi yang telah dibangunnya.
Selain itu, insiden kepemilikan narkoba terus menjadi isu mendesak di masyarakat Korea secara keseluruhan. Mengingat tanggung jawab dan pengaruh sosial yang dianggap dimiliki para penghibur, dampak dari insiden ini dapat menyebabkan pergeseran signifikan dalam industri ke depan.

Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.

Foto: TVDaily

Source: tvdaily.co.kr