KOSTAR

Multilingual Korean Newsroom

NEWS

HYBE Ajukan Banding Terhadap Putusan Putaran Pertama yang Menguntungkan Min Hee-jin

HYBE Ajukan Banding Terhadap Putusan Putaran Pertama yang Menguntungkan Min Hee-jin
HYBE telah mengajukan banding terhadap putusan pengadilan pertama yang melibatkan Min Hee-jin.
Pengadilan memutuskan bahwa HYBE harus membayar sekitar 25,5 miliar KRW kepada Min.
Konflik antara kedua belah pihak bergantung pada kinerja operasional ADOR.

[TV Daily Reporter Kim Ji-hyun] HYBE mengumumkan rencananya untuk mengajukan banding terhadap putusan putaran pertama yang menguntungkan Min Hee-jin, mantan CEO ADOR. Pada 20 Februari, dilaporkan bahwa perusahaan tersebut mengajukan banding ke Pengadilan Distrik Sentral Seoul, membantah putusan yang mewajibkan mereka membayar sekitar 25,5 miliar KRW kepada Min.

Pengadilan sebelumnya memutuskan untuk mendukung Min, menentukan bahwa HYBE harus memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan pemegang saham yang berlaku, mendorong Min untuk menegaskan hak opsinya yang berujung pada gugatan ini. Ketegangan yang sedang berlangsung antara Min dan HYBE mencerminkan isu kontrak yang kompleks yang memicu penyelesaian hukum.

Sementara HYBE kalah dalam gugatan terkait pembatalan kontrak mereka, ketidaksepakatan inti seputar hak opsi tampaknya akan terus berlanjut. Kinerja keuangan ADOR selama dua tahun terakhir telah menjadi aspek penting dalam proses ini.

Pertarungan hukum antara HYBE dan Min Hee-jin melampaui sekadar kepentingan keuangan yang dangkal, mencerminkan isu yang lebih dalam. Hubungan kontrak antara Min dan HYBE mencerminkan filosofi manajemen yang berbeda dan arah bisnis, menyoroti kompleksitas dalam industri hiburan Korea. Mengingat HYBE mengelola berbagai grup artis secara luas, kesepakatan pemegang saham memiliki implikasi penting untuk tata kelola perusahaannya.

Selain itu, pentingnya opsi beli Min tidak hanya berasal dari nilai moneternya, tetapi juga dari hubungannya dengan kinerja operasional ADOR. Penilaian opsi sangat bergantung pada pendapatan perusahaan, menghubungkan klaim Min ke kesehatan finansial ADOR, yang juga dapat mempengaruhi keberlanjutan dan posisi pasar perusahaan di masa depan.

Melalui gugatan ini, HYBE menemukan dirinya dalam posisi untuk menegaskan komitmennya terhadap tata kelola perusahaan dan transparansi kontraktual. Karena reaksi basis penggemar dan pasar menjadi semakin penting, respons strategis HYBE terhadap situasi ini berpotensi menjadi tolok ukur signifikan untuk masa depan industri hiburan.

Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.

Foto: TVDaily

Source: tvdaily.co.kr