Bukti yang diajukan bertentangan dengan pembelaan 'ketidaktahuan' yang diajukan.
Kasus ini mengungkapkan masalah sistemik di dalam industri hiburan Korea.
[TV Daily] Perselisihan kontrak yang terjadi antara New Jeans dan HYBE semakin dalam, menyoroti kemungkinan strategi media Menteri Hee-jin yang sebelumnya menjalankan Adore. Pertarungan hukum ini menunjukkan bahwa ini bukan sekadar konflik perusahaan, tetapi apakah ada usaha terorganisir untuk memanipulasi persepsi publik menjadi isu utama.
Selama sidang pada 27 Oktober, Menteri Hee-jin sebagian besar menjawab dengan “saya tidak tahu” atau “saya tidak ingat,” menolak keterlibatannya. Namun, percakapan KakaoTalk yang diajukan dan dokumen yang disiapkan oleh mantan eksekutif bertentangan dengan pernyataannya, menunjukkan kemungkinan manipulasi sentimen publik secara strategis.
Dokumen utama mencakup 'Tujuh Dosa Besar HYBE' dan 'Proyek 1945.' Yang pertama dianggap sebagai bingkai kritik emosional yang mencantumkan masalah HYBE. Sementara Menteri menolak pentingnya dokumen ini, pengadilan mempertanyakan perannya yang minimal. Percakapan tersebut mengungkapkan perencanaan strategis di sekitar masalah HYBE, semakin memperkuat anggapan upaya terkoordinasi oleh Menteri Hee-jin.
Tuduhan terhadap Menteri Hee-jin mengenai manipulasi media melampaui isu pribadi, mengungkapkan masalah sistemik dalam industri hiburan Korea. Bahkan jika strateginya dianggap sukses, hal ini menimbulkan risiko yang dapat merusak hubungan antara artis dan perusahaan. Manipulasi persepsi publik terkait erat dengan reputasi perusahaan, yang langsung memengaruhi artis yang terlibat.
Pesan KakaoTalk yang terungkap selama perselisihan dengan HYBE juga memberikan wawasan tentang dinamika konseling hukum. Persiapan bukti dan argumen yang tepat sangat penting untuk kelancaran proses pengadilan, mengurangi hasil yang tak terduga. Pentingnya karakter strategi media bisa berkembang menjadi model bisnis baru di industri hiburan.
Menteri Hee-jin dicurigai telah memanfaatkan sistem dan jaringan yang telah dibangun untuk mengelola situasi dengan hati-hati. Manipulasi sentimen publik jangka pendek bisa berujung pada warisan yang berusaha untuk melestarikan namanya dalam jangka panjang.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: Song Seon-mi