Surat tersebut mengekspresikan kekhawatirannya terhadapnya dan kerinduan yang dalam.
Pasangan itu menyambung kembali kisah cinta mereka 20 tahun yang lalu sebelum menikah.
Pada 2 Februari, Gu Jun-yeop mengekspresikan kerinduannya kepada mendiang Seo Hee-won melalui surat tulisan tangan. Penyanyi yang dikenal dari grup Clon ini mengungkapkan catatan emosional yang ditujukan kepada mantan istrinya dan aktris Taiwan, Shih Hsi-yuan. Dalam surat tersebut, ia mengkhawatirkan kesejahteraannya, bertanya, 'Hee-won, bagaimana keadaan di sana? Apakah dingin... atau panas...' Ia menggambarkan rasa kosong yang ia rasakan ketika duduk di sisi tempat tidur mereka yang kosong, berkata bahwa itu masih menekan hatinya. Ia juga meminta maaf karena menunjukkan sisi rentan, menunjukkan bahwa kerinduannya masih dalam. Seo Hee-won dengan tragis meninggal pada 2 Februari tahun lalu saat bepergian di Jepang karena komplikasi pneumonia. Gu dan Seo pertama kali bertemu lebih dari 20 tahun yang lalu dalam hubungan romantis dan kemudian bertemu kembali sebagai pasangan suami istri.
Surat tulisan tangan Gu Jun-yeop dengan tajam menyampaikan rasa kehilangan dan kerinduan yang dalam. Hubungan antara pasangan ini melampaui sekadar kisah cinta sederhana, mencerminkan ikatan yang tetap utuh seiring waktu. Posisi Gu di industri hiburan Korea dan kehidupan Seo Hee-won sama-sama berkontribusi pada narasi yang membangkitkan emosi mendalam dan masih diingat oleh penggemar serta publik.
Selain itu, ungkapan emosional yang dipublikasikan ini menghidupkan kembali diskusi tentang hubungan antara pria dan perasaan mereka. Dalam budaya di mana jarang ditemukan pria yang mengekspresikan emosi mereka secara terbuka, surat Gu memungkinkan dia untuk mengartikulasikan kesedihan dan duka, menarik empati dan dukungan yang lebih besar dari banyak orang.
Akhirnya, suratnya berfungsi sebagai pengingat akan kehidupan dan karier Seo Hee-won, menerangi warisannya sebagai aktris asal Taiwan. Ingatan tentangnya membawa makna lebih dari sekadar apa yang diingat Gu Jun-yeop, mengingatkan penggemar dan publik bahwa dia tidak akan dilupakan dan masih dirindukan.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: TVDaily