KOSTAR

Multilingual Korean Newsroom

NEWS

Min Hee-jin Mengekspresikan Penyangkalan Terhadap Tuduhan Pemalsuan, Namun Menyalahkan Pihak Lain

Min Hee-jin Mengekspresikan Penyangkalan Terhadap Tuduhan Pemalsuan, Namun Menyalahkan Pihak Lain
Min Hee-jin dengan tegas membantah tuduhan pemalsuan terhadap NewJeans.
Dia menunjukkan kecenderungan untuk menempatkan tanggung jawab hukum pada pihak luar dan anggota keluarga.
Insiden ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kepercayaan antara artis dan manajemen.

Pada tanggal 28 Januari, mantan CEO Adore Min Hee-jin mengadakan konferensi pers yang membantah dugaan 'pemalsuan NewJeans' yang mengelilinginya. Konferensi tersebut berlangsung di Gedung Kyowon Jonggak di Jongno, Seoul, di mana perwakilan hukumnya, Kim Sun-woong, menjelaskan bahwa Min menghadapi gugatan sebesar 10 miliar KRW dari Adore. Dia berpendapat bahwa konflik dengan HYBE berasal dari perbedaan dalam perspektif manajemen, tetapi masalah kontrak NewJeans tidak pernah dibahas sebelum pemecatannya. Sebagai hasilnya, pemberitahuan anggota tentang pemutusan kontrak karena pelanggaran manajemen menyebabkan perubahan drastis dalam situasi tersebut.

Terkait tuduhan inti mengenai Daborlink, pihak Min menyatakan bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentangnya, bahkan membagikan rekaman tentang keterkejutannya saat mendengar nama itu selama pertemuan dengan Lee Jae-sang dari HYBE. Namun, Min mengakui telah bertemu dengan pemilik Daborlink, yang diperkenalkan oleh keluarga salah satu anggota NewJeans, dan menyatakan bahwa dia merekam diskusinya karena ketidakpercayaan.

Sepanjang konferensi, pihak Min secara berulang kali membantah keterlibatan dengan tuduhan pemalsuan sambil mengalihkan kesalahan kepada pihak ketiga. Penting untuk dicatat bahwa kekhawatiran yang diangkat oleh HYBE dan Adore bukan hanya mengenai pembicaraan investasi tetapi juga interaksi selama perselisihan kontrak yang sedang berjalan. Meskipun menegaskan bahwa tidak ada niat untuk mengambil NewJeans, alasan di balik keterlibatan berulang tetap belum dijelaskan dengan memadai.

Konferensi pers ini memberikan kesempatan penting untuk mendengar dari Min Hee-jin. Namun, penyangkalan tanggung jawabnya atas interaksi yang berulang dengan pihak luar tampaknya mengabaikan keseriusan situasi tersebut. Tuduhan pemalsuan melampaui sekadar masalah pemutusan kontrak; mereka mencakup masalah kepercayaan antara artis dan keluarga mereka, yang menarik perhatian penggemar dan industri.

Kecenderungan Min untuk mengalihkan semua kesalahan kepada pihak luar dapat dilihat sebagai strategi untuk mengamankan posisi yang menguntungkan dalam potensi sengketa hukum. Namun, jelas bahwa tanggung jawab dalam mengelola artis ada di tangan CEO. Ini dapat merusak kepercayaan di masa depan dengan penggemar dan menimbulkan hambatan bagi prospek cerah artis.

Akhirnya, insiden ini menyoroti kompleksitas sengketa manajemen dalam industri musik. Ketika kontroversi sekitar artis populer seperti NewJeans muncul, ini mengingatkan seberapa besar keputusan eksekutif dapat mempengaruhi masa depan artis dan basis penggemar mereka. Ketika kepercayaan antara artis dan manajemen goyah, itu dapat berpengaruh negatif terhadap kredibilitas seluruh industri.

Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.

Foto: DB

Source: tvdaily.co.kr