CJ Group dan Mnet menyumbangkan 20 juta dolar Hong Kong untuk mendukung upaya tersebut.
Artis K-Pop juga berpartisipasi secara individu, menunjukkan solidaritas mereka.
Industri hiburan Korea, termasuk agensi musik dan artis, bergerak maju untuk mendukung korban kebakaran Hong Kong. Pada 26 November lalu, kebakaran terjadi di Wong Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, mengakibatkan setidaknya 128 nyawa hilang, dengan 79 orang terluka dan lebih dari 200 dilaporkan hilang. Sebagai tanggapan, industri ini berupaya menunjukkan solidaritas melalui kontribusi yang signifikan. CJ Group dan Mnet mengumumkan telah menyumbangkan 20 juta dolar Hong Kong untuk mendukung Wong Fuk Court selama ‘2025 MAMA AWARDS’ yang akan berlangsung pada 28 dan 29 November, yang akan berlangsung dalam suasana khidmat untuk menghormati para korban.
Selain itu, SM Entertainment menyumbangkan 1 juta dolar Hong Kong kepada Palang Merah Hong Kong, sementara label-label dari HYBE Music Group menyumbangkan total 500 juta won. JYP Entertainment dan YG Entertainment masing-masing memberikan kontribusi sebesar 2 juta dan 1 juta dolar Hong Kong. Artis K-Pop individu juga turut berpartisipasi, dengan Super Junior menyumbangkan 1 juta dolar Hong Kong dan aespa memberikan kontribusi sebesar 500.000 dolar Hong Kong untuk berbagi kesedihan mereka.
Serangkaian sumbangan ini menunjukkan rasa persatuan yang kuat di dalam industri hiburan dan bertujuan untuk memberikan dukungan nyata kepada para korban dan keluarga mereka. Mengingat pentingnya kontribusi ini, ada harapan tinggi untuk bantuan lebih lanjut di masa depan.
Peristiwa ini menegaskan kembali rasa solidaritas dalam industri hiburan Korea, yang ditandai dengan sumbangan sukarela. Dengan pengaruh global K-Pop yang semakin meningkat, penekanan pada pemenuhan tanggung jawab sosial semakin menjadi sorotan. Ketika artis terlibat aktif dalam upaya amal, hal ini memperkuat hubungan mereka dengan penggemar dan berfungsi sebagai langkah strategis untuk membangun citra positif di mata publik.
Artis K-Pop unggul dalam menyampaikan pesan positif melalui musik mereka, dan respons sensitif terhadap isu sosial adalah penting bagi penggemar mereka. Mengikuti aktivitas amal yang bertujuan untuk membantu mereka yang menderita bukan hanya merupakan aksi kebaikan tetapi juga memperkuat citra dan nilai merek K-Pop.
Selain itu, solidaritas dalam industri hiburan ini dapat menciptakan suasana positif di seluruh masyarakat Korea, berkontribusi terhadap pembentukan budaya memberi. Harapan ada bahwa dukungan dari industri ini dapat diterjemahkan menjadi bantuan nyata bagi para korban dan keluarga mereka.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: Mnet