Beberapa agen anggota menunjukkan sikap negatif terhadap diskusi reuni.
Ahn Joon-young terkait dengan skandal manipulasi suara di masa lalu.
Laporan telah muncul mengenai kemungkinan reuni untuk grup proyek X1. Setelah pembubaran awal yang dipicu oleh skandal manipulasi suara dari seri 'Produce', terungkap bahwa mantan PD Mnet Ahn Joon-young baru-baru ini mengusulkan partisipasi dalam program realitas kepada beberapa anggota X1. Namun, saran ini tidak mengarah pada rencana konkret.
X1 debut pada Agustus 2019 tetapi dibubarkan hanya lima bulan kemudian karena pengungkapan masalah manipulasi suara. Anggota seperti Kim Yo-han dan Kim Woo-seok telah kembali ke agensi masing-masing dan melanjutkan karier mereka. Seorang perwakilan dari agensi salah satu anggota menyatakan bahwa meskipun ada upaya untuk reuni, hal itu pada akhirnya gagal, sementara agensi lain membantah mengetahui pembicaraan semacam itu.
Ahn Joon-young dijatuhi hukuman dua tahun penjara akibat skandal manipulasi suara dan dibebaskan pada November 2021. Dia tidak lagi terkait dengan Mnet.
Spekulasi mengenai reuni untuk X1 pasti menarik perhatian para penggemar. Namun, perbedaan pendapat di antara agen anggota tampaknya menjadi tantangan signifikan. Penolakan yang tersisa terkait peristiwa masa lalu kemungkinan akan sangat mempengaruhi apakah grup ini dapat bersatu kembali, memengaruhi baik para penggemar maupun anggota itu sendiri.
Penggemar tentu memiliki ikatan yang kuat dengan musik dan aktivitas X1. Namun, bagi anggota yang telah menempuh jalannya sendiri, diperlukan alasan yang kuat untuk berkumpul kembali. Penyeimbangan harapan penggemar dengan sikap agensi akan menjadi kunci untuk reuni apa pun.
Usulan Ahn Joon-young juga merupakan faktor penting lainnya. Tergantung pada sifat program yang ia sarankan dan tanggapan yang diterimanya, diskusi mengenai reuni X1 bisa muncul kembali di masa depan.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: TVDaily