KOSTAR

Multilingual Korean Newsroom

NEWS

Konser BTS di Busan Dihadapi Pengetatan Terkait Biaya Akomodasi

Konser BTS di Busan Dihadapi Pengetatan Terkait Biaya Akomodasi
Kekhawatiran terkait biaya akomodasi yang berlebihan muncul menjelang konser BTS di Busan.
Pemerintah kota telah mengumumkan sistem pelaporan untuk mencegah eksploitasi pengunjung.
Presiden Lee Jae-myung telah berjanji untuk menanggapi secara tegas praktik yang tidak adil.

Saat kesiapan konser BTS di Busan, munculnya masalah tarif akomodasi yang berlebihan menjadi sorotan. Menanggapi hal ini, pemerintah kota akan menerapkan sistem pelaporan untuk harga yang tinggi, memastikan perlindungan bagi pengunjung. Djadwalkan pada 12 dan 13 Juni, konser BTS ini mendorong langkah proaktif kota untuk menangani potensi eksploitasi.

Pemerintah kota Busan telah memperkenalkan sistem QR code bagi para wisatawan domestik dan asing untuk melaporkan biaya tidak adil, yang akan disampaikan melalui Badan Pariwisata Korea kepada pihak berwenang terkait. Ke depan, pemeriksaan di tempat untuk penyedia akomodasi yang dilaporkan akan dilakukan, dengan praktik harga yang tidak adil dapat berdampak pada peringkat hotel.

Presiden Lee Jae-myung menyampaikan permasalahan ini di akun media sosialnya pada 16 Januari, menyebutkan praktik tidak etis di akomodasi lokal dan berjanji untuk mengambil tindakan tegas. Ia menekankan bahwa perilaku buruk semacam itu harus diberantas, dengan menyatakan bahwa kerugian akibat keuntungan tidak adil harus jauh lebih besar.

Popularitas internasional BTS secara signifikan meningkatkan perekonomian Busan, memunculkan perhatian terhadap berbagai tindakan oleh usaha kecil setempat. Kenaikan harga mendadak di sektor akomodasi dapat diartikan sebagai upaya untuk memenuhi permintaan; namun, praktik semacam ini sering kali menyebabkan pengalaman yang merugikan bagi wisatawan. Oleh karena itu, kota mengambil tindakan cepat untuk memperkuat deteksi dan hukuman terhadap praktik yang tidak adil.

Lebih lanjut, situasi ini menyoroti bagaimana BTS sebagai artis tidak sekadar tampil untuk pertunjukan, tetapi juga berinteraksi dengan komunitas, menciptakan dampak ekonomi yang substansial. Penggemar BTS tersebar di seluruh dunia, menawarkan harapan bahwa acara-acara ini akan memberikan efek positif bagi ekonomi lokal. Namun, konsekuensi tragis yang ditinggalkan oleh insiden semacam ini tidak bisa diabaikan.

Pernyataan Presiden Lee Jae-myung mencerminkan kesadaran akan kebijakan ekonomi lokal dan menunjukkan kemauan untuk mendengarkan kekhawatiran publik. Respons tegas pemerintah diperkirakan akan berperan penting dalam menjaga hubungan kepercayaan antara penduduk setempat dan wisatawan dalam jangka panjang.

Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.

Foto: Big Hit Music

Source: tvdaily.co.kr