The Givers dan CEO Ahn diwajibkan untuk membayar sekitar 499,5 juta KRW secara bersama-sama, mengakui tanggung jawab sebagian.
Kasus ini menarik perhatian yang signifikan karena keterkaitannya dengan sengketa kontrak yang sedang berlangsung melibatkan Fifty Fifty.
Pada 15 Januari 2026, pengadilan memutuskan kemenangan sebagian bagi Attract melawan The Givers dan CEO Ahn Seong-il terkait gugatan ganti rugi grup Fifty Fifty. Pengadilan Distrik Pusat Seoul menyatakan bahwa The Givers dan CEO Ahn diwajibkan untuk membayar Attract total 499,5 juta KRW. Pengadilan menegaskan bahwa direktur Baek Jin-sil bertanggung jawab atas 449,5 juta KRW dari jumlah tersebut. Attract mengklaim bahwa The Givers melanggar ketentuan kontrak dan menyebabkan kerugian finansial, sedangkan Ahn berpendapat bahwa kontrak dihentikan berdasarkan kesepakatan bersama. Kasus ini menarik perhatian di tengah kontroversi seputar Fifty Fifty dan memiliki implikasi penting untuk sengketa yang sedang berlangsung mengenai kontrak grup tersebut saat mereka meraih ketenaran dengan 'Cupid.'
Putusan ini menandakan titik balik yang signifikan dalam sengketa hukum seputar Fifty Fifty. Klaim Attract mengenai pelanggaran kontrak oleh perusahaan produksi eksternal melampaui kerugian finansial semata, dengan kemungkinan dampak negatif terhadap kegiatan kreatif artis dan hubungan mereka dengan penggemar. Keputusan pengadilan muncul di tengah permintaan anggota untuk pemutusan kontrak, semakin meningkatkan ketidakpastian dalam industri. Selain itu, keterlibatan CEO Ahn menimbulkan pertanyaan tentang dinamika yang mendasari dalam industri musik modern. Diskusi tentang pengaruh eksternal yang mendorong keluarnya artis memberikan perspektif baru tentang hubungan antara artis dan agensi mereka. Pada akhirnya, konflik-konflik ini dapat memiliki dampak besar terhadap masa depan Fifty Fifty dan penggemar yang mereka bangun.
Artikel ini merupakan reinterpretasi KOSTAR atas berita yang awalnya diterbitkan oleh TVDaily.
Foto: DB